Beyond Konvensional, FIBA telah mengambil langkah berani dalam mengembangkan bola basket 3×3, mengubahnya dari permainan jalanan menjadi disiplin olahraga global yang diakui. Ini adalah bukti nyata visi progresif FIBA untuk menjangkau audiens baru dan memanfaatkan format yang dinamis serta mudah diakses. Peran FIBA dalam mengangkat 3×3 telah mengubah wajah olahraga basket secara signifikan.
FIBA menyadari potensi besar 3×3 sebagai olahraga yang seru, cepat, dan tidak memerlukan infrastruktur besar. Format ini ideal untuk dimainkan di area perkotaan, menjadikannya sangat menarik bagi kaum muda. Beyond Konvensional, FIBA melihat 3×3 sebagai cara untuk menumbuhkan Komunitas Bola Basket di tempat-tempat yang mungkin tidak memiliki akses ke lapangan 5×5 standar.
Peran FIBA dalam mengembangkan 3×3 dimulai dengan standardisasi Peraturan Permainan. Mereka merumuskan aturan yang jelas dan spesifik untuk 3×3, membedakannya dari basket 5×5. Aturan ini, yang mendorong permainan cepat dengan shot clock 12 detik dan first to 21 points, membuat 3×3 menjadi tontonan yang sangat menghibur, dan bagian dari Tujuan Utama FIBA.
FIBA juga berperan Beyond Konvensional dengan meluncurkan tur profesional 3×3, seperti FIBA 3×3 World Tour dan FIBA 3×3 World Cup. Kompetisi ini menarik pemain-pemain top dan tim-tim dari seluruh dunia, menampilkan level permainan yang sangat tinggi. Turnamen-turnamen ini tidak hanya meningkatkan popularitas 3×3, tetapi juga memberikan platform bagi atlet untuk berkompetisi secara profesional.
Inisiatif Basketball for Good juga berperan dalam pengembangan 3×3. FIBA menggunakan format ini untuk menjangkau komunitas yang kurang terlayani, mempromosikan inklusi dan partisipasi melalui olahraga. Fleksibilitas 3×3 membuatnya mudah diintegrasikan ke dalam program-program sosial, membawa kegembiraan basket ke lebih banyak orang.
Puncak dari upaya FIBA Beyond Konvensional adalah masuknya bola basket 3×3 sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade Tokyo 2020 (diselenggarakan 2021). Pengakuan Olimpiade ini adalah validasi terbesar bagi 3×3, mengangkat statusnya ke level tertinggi olahraga global. Ini membuka peluang baru bagi Program Pengembangan dan pendanaan di seluruh dunia.
Pada akhirnya, peran FIBA dalam mengembangkan bola basket 3×3 adalah contoh bagaimana sebuah Organisasi Bola Basket dapat beradaptasi dan berinovasi. Dengan melangkah Beyond Konvensional, FIBA tidak hanya menciptakan disiplin olahraga baru yang menarik, tetapi juga memperluas jangkauan bola basket, memastikan relevansinya di masa depan, dan terus menjadi salah satu olahraga terpopuler di dunia.